Thursday, February 19, 2009

Naya Hobi Nyanyi

Naya kini tinggal di rumah Eyang Uti, di Tanjung Priok. Naya sekolah PAUD, sekaligus ikut ngaji disana. Abee atau Bunda biasanya menelpon untuk menyapa Naya.

Hari ini Eyang Uti ngasih kabar kalau Naya lagi hobi nyanyi. Mulai bangun tidur, lagi makan, mandi, mau tidur lagi; pokoknya nyanyi terus. Lagu-lagunya tetap lagu anak-anak, seperti Naik-naik ke Puncak Gunung, Lihat Kebunku, Cicak di Dinding; sama lagu favoritnya, lagu lainnya, serta ngga ketinggalan lagu Puspa dari ST-12 (sama kaya anaknya Nna, temen Abee).

Memang hobi nyanyi Naya itu bagian dari caranya untuk menyerap informasi di PAUD; baik tentang urutan angka, huruf maupun hari-hari. Memang guru-gurunya lumayan kreatif, membuat cara yang tidak membosankan untuk anak dalam menghafal.

Lagian, salah satu tontonan favorit Naya khan Idola Cilik di RCTI.. Mungkin Naya pengen niru gaya anak-anak di kontes bakat itu. Ya, selama positif dampaknya, Abee support saja. Semoga ini cikal bakal penyaluran bakat buat Naya...siapa tahu?

Andra Senyum Senyum



Makin kesini, Andra sudah bisa diajak berkomunikasi. Biasanya Andra acuh dengan lingkungannya. Akan tetapi, sekarang, kalau Abee sama Bunda bilang,

"Andra..Andra and The Backbone..."

Mata Andra mengarah ke kami dan tersenyum. Aduh, senyumnya itu lho yang bikin ngga tahan. Lucu banget dan nyessssss! Entah apa yang lucu dari ucapan Abee dan Bunda, yang jelas, itulah cara Andra menyenangkan kedua orang tuanya. Tidak berbuat apa-apa, hanya tersenyum saja.

Tersenyum sudah cukup bagi Abee dan Bunda, mengingat usianya yang belum sampai 2 bulan.

Setiap Abee berangkat kerja, jam 05.45, Andra sudah pasti bangun dan ketika digendong, pasti tersenyum. Itu jadi energi untuk memulai hari.

Setiap Abee pulang, biasanya jam 18.30,Andra juga bangun. Abee gendong dan tersenyum. Itu energi yang bisa melepaskan lelah.

Rasanya bersyukur ketika melihat Andra bisa tersenyum selucu itu. Rasanya bertambah energi setiap mengawali hari ketika melihat senyum Andra. Rasanya hilang penat setiap pulang kerja ketika melihat senyum Andra.

Tuesday, February 17, 2009

Andra Ngeluarin Airmata

Buat bayi, menangis sudah jadi bagian yang identik. Rutinitas. Tapi, di awal kelahiran, bayi biasanya menangis tanpa mengeluarkan airmata. Andra juga begitu. Entah itu menangis atau berteriak. Karena bayi suaranya ya masih belum banyak variasi.

Ketika diimunisasi, usia Andra saat itu 1.5 bulan, Andra nangis, dan mengeluarkan airmata. Eyang Uti yang saat itu menggendong Andra, langsung bilang:

"Nah... Andra udah nangis, keluar airmata dan berarti sudah bisa melihat"

Oh.. begitu.

Sejak itulah, mata Andra bisa mengikuti gerakan di sekelilingnya. Air mata bukan sekedar tanda menangis; untuk bayi, itu juga tanda bahwa penglihatannya makin jelas.

Semoga Andra terus sehat. Abee dan Bunda berdo'a dan bersyukur selalu untuk kesehatan Andra.

Monday, February 16, 2009

Naya tak Buta Warna

Sore ini Bunda nunjukkin sama Abee, kalau Naya tak buta warna. Bunda mengeluarkan bola-bola plastik kecil yang berwarna-warni. Satu persatu Bunda nyebutin warnanya, kemudian Naya mengambil bola plastik dengan warna yang disebutkan...

"Naya.. mana yang warna hijau...?" tanya Bunda
"Ini Bunda..." jawab Naya, tepat.

Alhamdulillah, Naya tak buta warna. di PAUD pun, Naya salah satu siswa yang hobi ngejawab soal warna, walaupun yang ditanya anak yang lainnya.

Cuma, Naya masih kesulitan memilih warna biru dan orange. Entah kenapa, mungkin masih asing buat Naya. Abee pun turun tangan, untuk memudahkan, Abee meletakkan bola biru atau orange di sebelah bola yang Naya sudah tahu warnanya. Ternyata Naya lebih cepat mengetahui warna biru dan orange dengan cara seperti itu.

Kini, setiap ke toko buku, Abee udah bisa mulai nanyain Naya, bukan tentang judul buku, tapi warna cover dari buku yang dipegang Naya.